PREDESTINASI VS KEHENDAK BEBAS

Permasalahan predestinasi atau freewill merupakan salah satu perdebatan terbesar sepanjang sejarah Gereja. Dalam perdebatan yang terjadi, masing-masing pihak cenderung mempertahankan penafsirannya masing-masing terhadap Alkitab. Seringkali ketika suatu ayat mendukung pandangannya, ayat itu langsung ditafsirkan secara hurufiah. Tapi ketika suatu ayat tidak mendukung, maka ayat itu ditafsirkan sedemikian rupa supaya akhirnya mendukung pandangannya. Akibatnya, perdebatan menjadi makin luas dan seolah-olah Alkitab saling berkontradiksi.

Saya ingin menyampaikan pandangan saya dan hasil pembelajaran saya terhadap Firman Tuhan yang saya pelajari selama ini. Mungkin pandangan ini bisa saja salah. Tapi saya siap  untuk dikoreksi berdasarkan kebenaran Alkitab

Predestinasi sendiri dipopulerkan oleh reformator Gereja John Calvin dengan 5 Pokok Ajaran Calvin:

  1. Total Depravity : Kebejatan/Kerusakan total. Dimana manusia tidak lagi bisa berbuat baik sesuai dengan Standar Allah, sejak kejatuhan Adam dan Hawa, dan manusia tidak mungkin lagi datang kepada Allah dengan kemauannya sendiri. Karena kemauan dan kehendaknya telah dikuasai oleh dosa.

  2. Unconditional Election : Pemilihan tanpa syarat. Allah telah memilih orang-orang tertentu untuk diselamatkan dari ketidakberdayaan dan kematian karena dosa. Pilihan Allah tidak dipengaruhi apakah manusia itu menginginkan untuk diselamatkan, atau karena manusia itu punya “potensi” untuk diselamatkan, tapi benar-benar bersandar pada kepada siapa Allah mau berbelas kasihan.

  3. Limited Atonement : Penebusan terbatas. Allah tidak menebus semua manusia tetapi hanya sebagian bedasarkan belas kasihan dan kehendakNya. Ia juga menyediakan penghukuman neraka bagi Iblis dan manusia lain yang tidak di pilih.

  4. Irresistible Grace: Kasih karunia keselamatan merupakan kasih karunia yang tidak bisa ditolak. Sama seperti orang yang tidak dipilih Allah tidak akan mungkin bisa selamat, demikian juga orang yang sudah dipilih Allah tidak akan mungkin menolak untuk selamat.

  5. Perseverance of The Saint : Ketekunan orang-orang kudus. Orang yang telah dilahirbarukan oleh Roh Kudus tidak mungkin kehilangan keselamatannya, karena Anugerah Allah tidak mungkin gagal.

Tabel Pertentangan Predestinasi dan Kehendak Bebas

Predestinasi

Freewill

Keselamatan ada di dalam Kristus, tapi manusia yang telah jatuh dalam dosa dengan kesadaran sendiri tidak mungkin merespon/datang kepada Kristus. Kemampuan untuk percaya kepada Kristuspun adalah anugerah dan pekerjaaan Rohkudus.

Keselamatan ada di dalam Kristus, dan manusia bebas untuk memilih mau menerima Kristus atau tidak menurut kehendaknya.

Keselamatan dianugerahkan kepada orang-orang yang telah dipilih

Keselamatan dianugerahkan kepada orang-orang yang mau memilih untuk menerima Kristus.

Yang menentukan seorang selamat atau tidak adalah ketetapan/pilihan Allah terhadap orang-orang tertentu berdasarkan kemurahan hati Allah

Yang menentukan seseorang selamat atau tidak adalah keputusannya dia sendiri apakah mau menerima Kristus atau tidak

Allah dalam kedaulatanNya yan absolut telah memilih dan menetapkan sejak dunia belum dijadikan, siapa saja yang akan selamat dan siapa saja yang akan “dibiarkan” menuju pada kebinasaan. Keputusan tergantung kehendak Allah

Allah “Tahu” siapa yang akan merespon keselamatan dan siapa yang tidak karena Allah Mahatahu, tapi tidak berintervensi pada kehendak bebas manusia. Keputusan tergantung pilihan manusia

Hanya orang pilihan yang bisa merespon keselamatan di dalam Kristus

Siapapun bisa memilih untuk beriman kepada Kristus

Semua manusia pada hakekatnya binasa. Tapi orang-orang pilihan diselamatkan dari kebinasaan

Mereka yang binasa adalah mereka yang tidak merespon keselamatan di dalam Kristus

Orang pilihan Allah tidak mungkin Murtad karena pilihan Allah tidak mungkin salah.

Orang yang telah bertobat masih mungkin murtad dan meninggalkan Tuhan

Keselamatan ibaratnya manusia jatuh kedalam sumur dan mati, sehingga tidak bisa mengulurkan tangan pada tali. Yesus harus turun dan mengangkat orang-orang pilihan ke atas. Orang yang diangkat oleh Yesus pasti akan sampai dengan selamat keluar, dan tidak mungkin hilang keselamatannya

Keselamatan ibaratnya Allah, melalui Yesus mengulurkan tali kepada orang yang jatuh dalam sumur, dan orang itu bisa memilih untuk mau memegang tali itu dan selamat atau tidak. Ketika di tengah perjalanan ke atas, orang itu melepas tali itu, keselamatan orang itu hilang

Pertanyaan dan Pernyataan Pendukung Kehendak Bebas Pada Pendukung Predestinasi

  • Kalau Allah menetapkan segala sesuatu apa Allah juga menetapkan Dosa? Apakah Allah menetapkan bahwa Adam dan Hawa harus jatuh dalam dosa?

Jawaban pendukung Predestinasi : ???

  • Allah tidak adil kalau dia hanya memilih beberapa orang untuk diselamatkan.

Jawaban pendukung predestinasi : Apa hakmu menilai keadilan Allah? Apa yang adil bagi kamu adil bagi Allah?

  • Apa standar Allah dalam memilih?

Jawaban pendukung predestinasi : kemurahan Allah. Bukan usaha manusia.

  • Kalau Allah memang memilih sebagian orang saja, dan pilihan Allah tidak mungkin gagal, Untuk apalagi harus melakukan penginjilan? Toh Allah pasti menyelamatkan.

Jawaban pendukung predestinasi : kita tidak tahu siapa orang pilihan Allah. Jadi itu tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak menginjili. Justru orang yang benar-benar dipilih Allah pasti juga akan digerakan Allah untuk penginjilan. Kalau orang yang ngaku-ngaku umat pilihan, tapi dia tidak menginjili, bisa saja dia justru bukan orang pilihan. Karena tanda seorang dipilih Allah atau tidak justru dari ketaatannya

  • Bukankah banyak orang-orang Kristen yang dahulu telah mengenal Tuhan dan menjadi murtad?

Jawaban pendukung predestinasi : Itu bisa jadi pertanda bahwa orang itu sama sekali belum penah secara sungguh-sungguh menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Orang pilihan Allah mungkin saja meninggalkan Tuhan, tapi, suatu saat dia pasti akan kembali.

Pertanyaan dan Pernyataan Pendukung Predestinasi Kepada Pendukung Kehendak Bebas

  • Jika Allah hanya sekedar tahu siapa yang akan merespon keselamatan, siap yang tidak, berarti Allah tidak berkuasa dan berdaulat dong?

Jawaban pendukung freewill : Allah bisa saja mengatur pilihan manusia. Tapi Allah tidak memaksakan keselamatan itu. Allah bisa saja memakai kedaulatanNya. Tapi jAllah tidak mungkin melakukan itu karena Allah tidak memperlakukan manusia seperti robot. Kalau Allah memilih artinya Allah sendiri melanggar hakekatnya sebagai Allah yang adil

  • Artinya manusialah yang sebenarnya jadi penentu keselamatan. Bukan Allah. Sekali lagi menunjukan Allah ternyata tunduk pada pilihan manusia.

Jawaban Pendukung freewill : Allah tidak tunduk, tapi memberi kesempatan manusia memilih. Dia mau manusia datang menyembahNya bukan karena dipaksa. Tapi karena pilihan manusia sendiri

  • Kalau menurut pendukung freewill, Allah Maha Tahu , dan sejak sebelum dunia diciptakan sudah tau sejarah dunia, sudah tau siapa yag akan diselamatkan siapa yang tidak, sudah tahu bahwa manusia ini akan memilih untuk selamat. Pertanyaannya, kehendak manusia baru diciptakan setelah Allah mengetahui sejarah manusia. Bagaimana mungkin kehendak itu bisa memberi tahu pilihannya kepada Allah sebelum kehendak itu diciptakan? Sangat tidak logis. Yang logis adalah, Allah sudah merencanakan, bagaimana kehendak itu akan bekerja baru Dia menciptakan manusia.seperti Thomas Alfa Edison, ketika dia menciptakan lampu, dia sudah punya pola pikir lampu akan seperti apa, dan ketika dia menciptakan bola lampu, dia mengarahkan ciptaannya agar menjadi seperti apa yang dia pikirkan. Bukan sebaliknya. Bola lampu tidak mungkin mengarahkan pikiran pencipta.

Jawaban Pendukung freewill : ???

Apa yang Paling Sulit Untuk Dijawab dari Kedua Belah Pihak?

Para pendukung predestinasi umumnya akan kesulitan untuk menjelaskan, jika Allah mengontrol semuanya apa berarti Allah juga menetapkan bahwa Adam dan Hawa harus jatuh di dalam dosa? Berarti dosa berasal dari Allah?

Bagaimana dengan pendukung freewill? Umumnya akan kesulitan untuk menjawab, bagaimana mungkin Allah mendasarkan kemahatahuan-Nya akan keselamatan manusia pada kehendak bebas? Padahal Allah sudah tahu sejarah dunia sebelum kehendak bebas diciptakan. Bagaimana mungkin kehendak bebas yang adalah ciptaan mempengaruhi kemahatahuan Allah?

Dari 2 kesulitan tadi nampak bahwa dari kedua pandangan tersebut selalu mentok pada titik yang memang tidak akan bisa dijawab siapapun dengan memuaskan. Dari situ perlunya pikiran yang mau mengakui keterbatasan manusia dalam memahami pemikiran Allah yang tidak terbatas.

Pendapat Saya Pribadi

Selama saya mempelajari Firman Tuhan, saya temukan bahwa memang banyak sekali ayat yang mendukung predestinasi, tapi banyak juga ayat yang mendukung freewill. Pertanyaaannya adalah Apakah Alkitab Kontradiktif ? Tidak Mungkin.

Dalam memahami Alkitab harus dimulai dengan perspektif yang benar, bahwa Alkitab tidak mungkin kontradiktif. Alkitab tidak mungkin salah. Jika demikian bagaimana dengan ayat-ayat yang sepertinya kontradiktif tadi? Saya terinspirasi dari salah satu jawaban dalam sebuah diskusi Kristen yang menjawab dengan mengambil contoh Yesus adalah Allah 100% dan Yesus juga adalah manusia 100%. Bagaimana mungkin? Ada ayat yang menunjukan Yesus adalah Allah, tapi banyak juga ayat yang menunjukan bahwa Yesus itu manusia. Apakah itu kontradiktif? Tidak. Yang paling mungkin adalah percaya bahwa keduanya itu benar, walaupun memang sulit untuk dimasukan ke logika. Ketika kita mempercayai itu, baru kita bisa mengerti lebih lanjut bagaimana memahami Yesus yang 100% Allah dan Yesus yang 100% manusia.

Bagaimana dengan Predestinasi dan Freewill? Kesimpulannya mudah. Jika Alkitab menulis seperti itu, berarti kedua-duanya benar (tapi ingat bahwa tidak semua kasus bisa menggunakan logika ini. Khusus untuk kasus yang belum jelas kontradiktif atau tidak). Yang jadi masalah adalah apakah kita sudah memahami dengan benar konsep predestinasi dan freewill menurut Alkitab? Bisa saja pemahaman kitalah yang membuat keduanya jadi terlihat kontradiktif. Terus Freewill seperti apa dan predestinasi seperti apa?

Berikut akan saya tampilkan beberapa ayat yang mendukung predestinasi dan yang mendukung freewill.

Ayat-ayat yang sering dipakai untuk mendukung konsep Freewill

Ayat Pendukung

Tafsiran Pendukung Freewill

Kejadian 2:16-17

2:16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,

2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”

Allah menciptakan manusia dan memberikan Freewill dengan memberikan pilihan untuk taat atau tidak

Yehezkiel 18:23 Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?

Yehezkiel 33:11 Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?

Ini Menunjukan bahwa Allah pun mengharapkan orang-orang fasik bertobat. Jika Predestinasi yang berlaku, apa mungkin Allah memberikan ayat ini? Karena Allah justru membiarkan beberapa orang binasa

Mazmur 14:2 TUHAN memandang ke bawah dari sorga kepada anak-anak manusia untuk melihat, apakah ada yang berakal budi dan yang mencari Allah.

Berarti Tuhan pun berharap manusialah mencari Allah

Yesaya 55:6 Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!

Amos 5:4 Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel “Carilah Aku, maka kamu akan hidup!

Zefanya 2:3 Carilah TUHAN, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan TUHAN.

Tuhan sudah berkenan ditemui melalui Kematian Yesus Kristus. Sekarang tinggal pilihan manusia, mau mencari keselamatan dalam Kristus atau tidak

Matius 18:11 Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.

Semua manusia terhilang . Berarti Allah datang untuk mencari dan menyelamatkan semua manusia

Yohanes 1:11 – 12, 16; 3:16; Yoh 4:421:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi,tetapi juga orang Yunani.

3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

3:17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

Roma 1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

15. Titus 2:11 Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.

Yohanes 4:42 dan mereka berkata kepada perempuan itu: “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia.”

I Yohanes 4:14 Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia.

Yohanes 4:42 dan mereka berkata kepada perempuan itu: “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia.”

Ternyata maksud baik Allah untuk menyelamatkan SEMUA MANUSIA tidak direspon dengan baik oleh semua manusia. Ada yang memilih untuk tidak menerima keselamatan, dan ada yang memilih untuk menerima keselamatan.

Mana mungkin Allah memilih? Bukankah Alkitab sendiri mengatakan bahwa Allah mau menyelamatkan Semua Orang.

Yesus disebut JURUSELAMAT DUNIA. Artinya keselamatan bersifat universal

Roma2:5 Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.

2:6 Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya,

2:7 yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan,

2:8 tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman.

2:9 Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup yang berbuat jahat, pertama-tama orang Yahudi dan juga orang Yunani,

2:10 tetapi kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik, pertama-tama orang Yahudi, dan juga orang Yunani.

2:11 Sebab Allah tidak memandang bulu.

Murka Allah adalah akibat Kekerasan Hati Manusia

Melukiskan bahwa manusia harus memilih dengan benar

Roma 10:11 -13

10:11 Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.”

10:12 Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.

10:13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan

Matius 10:22 Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Allah sudah memberikan keselamatan itu. Sekarang siapakah yang akan Berseru kepada Tuhan?

Hanya orang yang bertahan sampai kesudahannya yang akan selamat

I Korintus 1:21 Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.Wahyu 3:20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Keselamatan akhirnya bergantung pada apakah manusia mau percaya atau tidak, apakah manusia mau membuka pintu yang diketok Tuhan

 

Ayat-ayat yang dipakai untuk mendukung konsep Predestinasi

Ayat Pendukung

Tafsiran Pendukung Predestinasi

Kejadian 6:5 Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata

Efesus 2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.

Roma 5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.

Menunjukan betapa kuatnya pengaruh dosa, sehingga bahkan keinginan hati manusia senantiasa jahat

Sudah Mati. Mungkinkah orang yang mati bisa (secara rohani) bisa datang dengan sendirinya kepada Allah?

Kuasa Dosa merasuk sedemikian rupa pada seluruh manusia

Matius 22:14 Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.”

Panggilan keselamatan bersifat universal. Tapi tidak semua dipilih

Yoh 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah Yoh 1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Ayat 3 sering dipakai untuk mematahkan argumentasi pendukung freewill mengenai Allah hanya sekedar tahu tentang pilihan manusia. Ayat ini menunjukan kedaulatan Allah

Yohanes 6:44 Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.
Yohanes 6:45 Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah. Dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku.

Orang yang sudah mati secara rohani (Ef 2:1) hanya bisa selamat jika Allah sendiri yang Menariknya

Yohanes 15:16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

Allah memilih

Allah juga Menetapkan untuk menghasilkan buah. Artinya orang-orang pilihan pasti berbuah. Jadi mana mungkin tidak menginjili?

Yoh 10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku

Yoh 10:28 Dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku

Yoh 10:29 Bapa-Ku yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

Domba-domba-Ku (Ekslusif pada domba pilihan, bukan semua domba) yang mampu untuk mendengar suara TUHAN

28 & 29 mengenai jaminan keselamatan yang tidak akan hilang

Roma 8:29-308:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.8:30 Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Tujuan Pemilihan : Serupa Kristus.

Jadi tidak mungkin ada orang yang di pilih terus ongkang-ongkang kaki tidak mau mengerjakan keselamatan. Karena justru itulah tujuan di panggil. Keserupaan dengan Kristus

8:30, Allah Aktif, dan manusia pasif. Dibenarkan pun atas ketentuan Allah

Ef 1:4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

Ef 1:5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,

Ef 1:6 supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.

Sekali lagi Tujuan Pemilihan adalah kekudusan. Bukan hidup kudus supaya diselamatkan

Ayat 5 : Menentukan Sesuai kerelaan kehendaknya. Bukan usaha manusia

Roma 9

9:11 Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat, supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukanberdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya

9:12 dikatakan kepada Ribka: “Anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda,”

9:13 seperti ada tertulis: “Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau.”

9:14 Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil!

9:15 Sebab Ia berfirman kepada Musa: “Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.”

9:16 Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.

9:17 Sebab Kitab Suci berkata kepada Firaun: “Itulah sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku memperlihatkan kuasa-Ku di dalam engkau, dan supaya nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi.”

9:18 Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendaki-Nya.

9:19 Sekarang kamu akan berkata kepadaku: “Jika demikian, apa lagi yang masih disalahkan-Nya? Sebab siapa yang menentang kehendak-Nya?”

9:20 Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: “Mengapakah engkau membentuk aku demikian?”

9:21 Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?

9:22 Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda kemurkaan-Nya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan—

9:23 justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan,

9:24 yaitu kita, yang telah dipanggil-Nya bukan hanya dari antara orang Yahudi, tetapi juga dari antara bangsa-bangsa lain,

9:25 seperti yang difirmankan-Nya juga dalam kitab nabi Hosea: “Yang bukan umat-Ku akan Kusebut: umat-Ku dan yang bukan kekasih: kekasih.”

9:26 Dan di tempat, di mana akan dikatakan kepada mereka: “Kamu ini bukanlah umat-Ku,” di sana akan dikatakan kepada mereka: “Anak-anak Allah yang hidup.”

Ayat-ayat di Roma 9 ini paling jelas menggambarkan tentang pilihan Allah

Bukan berdasarkan perbuatan tapi berdasarkan Panggilan

Hak Allah secara mutlak untuk mau menaruh belas kasihan kepada siapa Allah mau

Manusia tidak punya hak untuk mengatakan Allah tidak adil

Filipi 1:6 Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.

Sekali lagi mengenai jaminan keselamatan

I Korintus 15:10 Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.

Menunjukan Ciri Orang yang Dipilih

Tidak mungkin hidup secara sembarangan, tapi akan benar-benar mempertanggungjawabkan kepercayaan itu

Bagaimana Predestinasi dan Kehendak Bebas Bisa Berjalan tanpa Kontradiksi?

Bagaimana Allah menentukan orang-orang pilihannya tapi kehendak bebas tetap berjalan? Bagaimana cara Allah berintervensi?

Allah menciptakan manusia dan menempatkannya dalam dimensi waktu. Sedangkan Allah sendiri berada sejak kekekalan sampai kekekalan. Apakah kita bisa memahami kekekalan itu sebagaimana kita memahami waktu? Kita bisa membedakan urutan-urutan dalam waktu. Tapi tidak mungkin kita bisa memahami urutan-urutan dalam kekekalan. Apalagi kita percaya bahwa waktupun diciptakan Allah. Jadi tentu yang perlu kita ingat, jangan membatasi Allah dari sudut pandang waktu kita. Kita juga jangan membatasi Allah berdasarkan urutan-urutan. Sepertinya Allah harus mengerjakan A, baru kemudian B. Allah bisa saja dalam sekejab langsung merencanakan dan menciptakan segala sesuatu. Karena Dia Allah yang Maha Kuasa. Tapi tentu untuk memahami itu semua sangat sulit.

Kita hanya bisa memahami itu sejauh yang Allah nyatakan pada kita dalam Alkitab.

Apa yang Allah nyatakan berdasarkan Alkitab?

Allah Menciptakan Manusia dan Kehendak Bebas yang Sempurna

Seringkali orang bertanya. “Jika manusia adalah ciptaan Allah yang sempurna? Kenapa Adam dan Hawa bisa jatuh ke dalam dosa? Berarti manusia tidak sempurna?

Menurut saya, analogi di atas salah. Justru karena Allah menciptakan manusia dengan KEHENDAK BEBAS YANG SEMPURNA. Sehingga manusia bisa memilih untuk taat atau tidak.

Kejadian 2:16-17

2:16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,

2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”

Allah menempatkan pohon pengetahuan tentang yang baik dan jahat dalam taman Eden, menunjukan bahwa Allah memberikan kehendak bebas untuk memilih. Seandainya Allah menciptakan manusia yang tidak bisa memilih untuk tidak taat pada Allah, bukankah artinya kehendak bebas manusia tidak sempurna? Bukankah itu yang dinamakan Robot?

Apakah dengan menciptakan manusia yang bisa berbuat dosa artinya Allah menciptakan dosa?

Tidak! Dosa dimulai pada saat manusia dengan kehendak bebasnya memilih untuk tidak taat pada perintah TUHAN. Ketidaktaatan pada perintah Tuhan (Kej 2:17) = dosa. Berarti dosa sebenarnya salah satu konsekuensi dari kehendak bebas yang sempurna yang bisa memilih untuk taat atau tidak. Kesempurnaan kehendak bebas itulah yang memungkinkan terjadinya dosa. Sebuah ilustrasi yang pernah saya dengar mengenai terang dan gelap cukup menolong. Apakah gelap itu ada? Gelap hanyalah kondisi ketiadaan terang. Orang bisa menciptakan sumber terang, tapi tidak mungkin menciptakan sumber gelap. Demikian juga dosa. Dosa adalah kondisi ketidaktaatan kepada Allah. Bukan berarti Allah menjadi sumber dosa. Dosa adalah ketiadaan ketaatan.

Bagaimana melihat penciptaan dan pemilihan berdasarkan perspektif Allah?

Allah mau menciptakan manusia dengan kehendak bebas yang sempurna. Namun Allah dalam kemahatahuanNya juga tahu bahwa ketika Dia memberikan kehendak bebas yang sempurna itu, suatu saat manusia akan memilih untuk tidak taat. Tapi Dia tetap menetapkan untuk menciptakan manusia. Kemahatahuan Allah tidak bisa kita pisahkan dari Ketetapan Allah. Karena manusia suatu saat akan jatuh, dan Allah tahu betapa mengerikannya konsekuensi dari kejatuhan itu, Allah dalam kasih-Nya yang besar juga telah mempersiapkan penebusan di dalam Kristus. Luar biasa bukan? Hayati baik-baik paragraf di atas karena ini bisa sangat menolong kita untuk menyadari bagaimana Allah begitu mengasihi kita.

Konsekuensi Kejatuhan Manusia Dalam Dosa

Konsekuensi terburuk manusia jatuh dalam dosa adalah, kehendak bebas yang awalnya sempurna, dimana manusia bisa memilih untuk taat sama TUHAN atau tidak, kali ini telah tercemar dan di bawah kuasa dosa. Kehendak bebas itu kali ini tidak bisa lagi memilih dengan netral dan memilih dengan benar, karena sudah terikat. BAHKAN KARENA BEGITU KUATNYA DOSA MENCENGKERAM, KEHENDAK BEBAS ITU TIDAK BISA LAGI MEMILIH UNTUK DATANG KEPADA ALLAH.

Kejadian 6:5 Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata

Efesus 2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.

Roma 5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.

DOSA MENGAKIBATKAN KEMATIAN. Orang yang mati tidak mungkin bisa datang kepada Tuhan. Manusia secara rohani telah mati dan kecenderungan hatinya hanya akan menuju pada maut (kej 6:5). Kehendak bebas itu kali ini tidak lagi sempurna dan hanya bisa memilih kepada maut.

Inisiatif Pertolongan Allah

Sekali lagi, Allah tahu bahwa manusia akan jatuh dalam dosa dan akan mati. Karena itu dalam kemurahan kasih karunia-Nya, Dia telah merencanakan sejak semula penebusan di dalam Kristus. PENEBUSAN MERUPAKAN MAHAKARYA ALLAH YANG TELAH DIRENCANAKAN SEBELUMNYA KARENA KASIHNYA KEPADA MANUSIA YANG AKAN MEMILIH UNTUK JATUH DALAM DOSA.

Ingat bahwa :

  1. Allah tidak aktif dalam kejatuhan manusia dalam dosa. Allah hanya mengijinkan hal itu terjadi, berdasarkan kehendak bebas manusia.

  2. Allah aktif untuk menyelamatkan manusia. Bahkan karena begitu mengasihi manusia, Dia sudah merencanakan sebelum manusia jatuh ke dalam dosa.

Perhatikan beberapa pertanyaan berikut :

Apakah Allah HARUS menyelamatkan manusia?

Tidak!! Karena manusia jatuh atas pilihannya sendiri. Sehingga konsekuensinya, SEMUA MANUSIA HARUS MATI

Apakah Allah BISA menyelamatkan semua manusia melalui penebusan Kristus?

Bisa. Allah Mahakuasa, dan tidak terbatas oleh jumlah.

Apakah Allah HARUS menyelamatkan semua manusia melalui penebusan Kristus?

Tidak!! Allah punya hak penuh atas itu.

Adilkah Allah jika Dia hanya memilih beberapa orang untuk diselamatkan?

Ya. Karena Allah punya hak untuk memilih siapa yang akan diselamatkan.

Efesus 1:4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

Roma 9: 15 “Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.”

Roma 9:16 Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.

Apakah kita bisa mengatakan Allah tidak adil karena Dia tidak memilih semua? Misalnya kita datang ke kolong jembatan terus kita menjemput hanya 10 dari 100 anak jalanan berdasarkan kasih karunia kita, kita ajak ke rumah kita, kita kasih makan, kita sekolahkan mereka baik-baik, dan kita perlakukan seperti anak kita sendiri, apakah jawab kita jika 90 orang yang lain datang protes karena kita hanya memilih 10? apa hak mereka untuk protes? Demikian juga dengan Allah

9:19 Sekarang kamu akan berkata kepadaku: “Jika demikian, apa lagi yang masih disalahkan-Nya? Sebab siapa yang menentang kehendak-Nya?”

9:20 Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: “Mengapakah engkau membentuk aku demikian?”

9:21 Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?

Siapakah kita sehingga kita bisa membantah Allah dan mengatakan Allah tidak Adil?

Apakah dengan pilihan Allah artinya orang-orang pilihan hanya seperti robot yang tidak bisa memilih diluar kemauan penciptaNya?

Tidak! Penebusan justru memampukan manusia dengan kehendak bebasnya memilih untuk datang kepada Allah.

Apakah artinya orang pilihan “terpaksa” menerima penebusan dari Kristus?

Orang pilihan pada akhirnya akan memilih Allah dengan intervensi Roh Kudus, tapi bukan dilakukan dengan terpaksa, tapi dengan kehendaknya sendiri. Ada 2 buah ilustrasi yang semoga bisa membantu bagaimana intervensi Allah bisa sejalan dengan kehendak manusia untuk menerima keselamatan :

Anda tahu bagaimana melatih lumba-lumba agar bisa melompat melalui lingkaran api? Lumba-Lumba akan dibiarkan lapar, kemudian akan dibentangkan tali di dalam air. Setiap kali lumba-lumba melewati bagian atas tali, pelatih akan memberinya makan. Akhirnya lumba-lumba secara alamiah akan menyadari itu. Kemudian tali itu akan diangkat sedikit demi sedikit sehingga lumba-lumba butuh sedikit usaha untuk melompat untuk melewati tali. Kemudian tali itu diletakan di permukaan air, sehingga lumba-lumba itu harus melompat di atas air. Tali itu akhirnya diganti dengan benda berbentuk lingkaran yang diletakan sedikit di atas air, dan lumba-lumba itu akhirnya sadar bahwa ketika dia melewati lingkaran itu dia akan memperoleh makanan. Lingkaran itu akhirnya di beri api dan di angkat lebih tinggi. Dan lumba-lumba, tanpa perlu dipaksa, akan dengan sendirinya melompat melewati lingkaran tersebut

Apakah lumba-lumba itu memilih untuk melompat melewati lingkaran api atas KEMAUANNYA sendiri? Ya tentu saja. Tapi kemauannya itu telah diintervensi oleh sang pelatih. Akhirnya lumba-lumba mampu melewati lingkaran api. Apakah mungkin kita meletakan lingkaran api di atas air, tidak memberinya makan dengan harapan suatu saat sang lumba-lumba akan sadar dengan sendirinya bahwa dia harus melewati lingkaran api dan MAU melakukan itu? Mustahil!.

Saya punya pengalaman untuk melatih anjing saya untuk makan harus duduk dengan cara yang sama. Saya membawa piring berisi makanan dan memanggil anjing saya. Dia datang dengan senang hati dengan ekor yang bergoyang-goyang. Tapi saya tidak langsung memberinya makanan, dan berulang-ulang berkata duduk. Anjing saya menatap saya penuh harap, tapi saya tetap tidak memberi dia makanan. Akhirnya karena mulai bosan atau putus asa karena merasa dipermainkan, dia menatap sambil duduk. Seketika itu saya memberi makanan itu untuk bisa dijangkau. Secepat kilat dia berdiri. Namun dengan segera mengambil makanan itu sambil berkata duduk. Kali ini anjing saya menatap saya dengan penuh kebingungan. Akhirnya dia duduk lagi untuk menunggu dan saya langsung memberi makanan itu. Akhirnya, setelah berulang-ulang seperti itu, Anjing saya mengerti bahwa dia harus makan sambil duduk, dan akhirnya setiap kali makan, dia mau untuk duduk.

Cerita di atas sekali lagi menggambarkan bagaimana caranya mengintervensi kehendak pada binatang agar sesuai dengan kemauan pelatih. Itu merupakan sedikit gambaran yang mungkin kurang sempurna bagaimana Allah berintervensi pada orang-orang pilihan-Nya agar bisa memilih untuk datang pada Kristus.

Ada yang bertanya. Jika kita menghadapi anjing atau lumba-lumba yang bebal bukankah tergantung lagi pilihan si anjing? Berarti yang benar adalah kehendak bebas? Jawaban saya : saya tentu hanya akan melatih Anjing MILIK SAYA untuk duduk. Apakah anjing saya akan melawan? Saya yakin tidak. Karena anjing itu milik saya. Saya mengenal dia, dan Hanya saya tempat dia medapatkan makan. Dia pasti taat. Seandainya anjing itu milik tetangga dan saya melatih dengan cara seperti itu? Bisa saja anjing itu melawan. Bahkan menggigit saya. ^^. Apa implikasinya? Orang pilihan Allah adalah milik Allah. Dia pasti akan taat pada pimpinan Allah.

Melalui Roh Kudus, Allah menuntun orang-orang pilihan-Nya pada suatu kondisi dimana orang itu akan menyadari bahwa satu-satunya pilihan dia yang masuk akal untuk dipilih adalah Percaya pada Kristus

Bagaimana Roh Kudus memimpin Paulus yang awalnya tidak ada sedikitpun kehendak untuk percaya pada Yesus, justru menjadi percaya? Dengan cara membuat Dia buta dan menampakkan diri pada Paulus. Setelah kejadian itu apakah ada pilihan lain yang paling masuk akal untuk dipilih selain percaya pada Kristus? Tidak ada! Kenapa Allah tidak melakukan cara yang sama untuk Hitler misalnya? Kalau Hitler diperhadapkan pada kondisi seperti Paulus, tentu saja dia akan bertobat juga.

Allah menggunakan banyak cara untuk memanggil orang-orang pilihannya. Ada beberapa orang yang belum menerima Kristus, tapi mau belajar dalam sebuah kelompok PA yang membahas tentang manusia, dosa, dan keselamatan. Dengan pemimpin PA yang sama, tapi dampak yang dihasilkan bisa berbeda untuk tiap orang. Orang yang memang sudah waktunya dipanggil TUHAN, begitu terbuka dengan Firman TUHAN. Betul-betul menyadari dirinya berdosa, dan ketika dia menyadari itu semua, satu-satunya pilihan yang paling masuk akal bagi dia adalah menerima Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat.

Apakah Paulus atau orang yang ikut PA tadi TERPAKSA untuk bertobat? Sama sekali tidak. Justru mereka bersukacita karena dimampukan untuk memilih. Dan ingat bahwa pilihan TUHAN tidak mungkin gagal

Apakah orang pilihan bisa untuk murtad?

Tidak! Pilihan Allah tidak mungkin gagal. Dan Allah menjamin keselamatan manusia.

Yoh 10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku

Yoh 10:28 Dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku

Yoh 10:29 Bapa-Ku yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

Apakah pentingnya penginjilan jika Allah telah memilih dan pilihan itu tidak mungkin gagal?

Ingat pernyataan sebelumnya, bahwa pemilihan Allah justru memulihkan kehendak bebas manusia untuk berbuat baik. Jadi kemampuan manusia berbuat baik adalah Roh Kudus sekarang berintervensi dalam kehidupannya untuk memimpin dia pada kekudusan keserupaan dengan Kristus.

Ef 1:4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

I Korintus 15:10 Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.

Cukup jelas penjelasan di atas. Tujuan pemilihan adalah memampukan manusia untuk hidup kudus dan tak bercacat, dan menjadi serupa Kristus. ORANG PILIHAN SEJATI TIDAK MUNGKIN MENYIA-NYIAKAN KESELAMATAN. Tidak mungkin onkang-ongkang kaki. Justru dengan pertolongan Roh Kudus, mereka akan dipakai untuk BEKERJA LEBIH KERAS untuk memberitakan Injil. Jadi kalau ada yang ngaku-ngaku orang pilihan tapi tidak pernah memberitakan Injil, itu bukanlah ciri orang pilihan.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, membuktikan beberapa hal

  • Allah tidak menciptakan dosa. Dosa terjadi ketika manusia memanfaatkan kehendak bebasnya yang sempurna untuk tidak mentaati Allah

  • Kuasa dosa begitu luar biasa sehingga kehendak bebas yang awalnya sempurna menjadi rusak, dan manusia hanya bisa memilih kepada maut

  • Allah dalam kekekalan dan kemahatahuan-Nya menunjukan kasih karunia-Nya yang luar biasa dengan mempersiapkan rencana penebusan di dalam Kristus

  • Dari semua manusia yang sudah mati itu, Allah telah memilih sebagian orang untuk diselamatkan.

  • Dengan pertolongan Roh Kudus, orang yang telah dipilih bisa datang kepada Kristus dan bisa menjalani hidup di dalam kehendak Tuhan, karena adanya tuntunan Roh Kudus.

  • PREDESTINASI menunjukan kasih Allah bagi manusia yang telah salah memanfaatkan KEHENDAK BEBASnya yang sempurna. PREDESTINASI memulihkan KEHENDAK manusia untuk mampu datang kepada Allah.

JADI PREDESTINASI SAMA SEKALI TIDAK BERTENTANGAN DENGAN KEHENDAK BEBAS MANUSIA

Akhung Berithel Ina

Tulisan lainnya :

http://www.sabdaspace.org/allah_menciptakan_dosa_atau_dosa_konsekuensi_kehendak_bebas

About these ads

Tentang akhung

I have decided to follow Jesus; No turning back. Leave everything to do Lord's will is not a sacrifice. But a mercy Lihat semua tulisan milik akhung

10 responses to “PREDESTINASI VS KEHENDAK BEBAS

  • arenabetting

    HUKUM – KEBEBASAN – KETAKUTAN = FREEWILL tujuan akhirnya!!

    regards,
    http://www.arenabetting.com
    Kami satu-satunya agent bola yang dipercaya dengan reputasi tinggi.
    Pencarian Anda Berakhir Disini.Join http://www.arenabetting.com! 100% Terpercaya

  • Utomo Handoko

    ilustrasi lumba2 diatas artikel membuktikan manusia memang ada bagiannya sendiri untuk menggenapi rencana allah yg kekal,krn manusia jga kawan sekerja allah.tapi ttg free will dan predestenasi biarlah firman di ulangan 29:29 yg menjawabnya.

  • Buby

    Saya baca beberapa artikel dari hasil penelusuran Google tentang predestinasi..
    tapi ada yg ingin saya tanyakan,,
    Menurut koh,,gmn dengan kondisi gereja saat ini yg “cara pelayanannya” yah seperti dengan mujizat2,dan sebagainya, dihubungkan dengan topik predestinasi ini..
    Gimana jika, justru orang2 yg melihat adanya mujizat dan sebagainya itu, malah mereka seperti “terdorong” untuk menjadi percaya akan Kristus..(yah meskipun caranya, rada-rada..sampe2 orang berbondong-bondong pergi ke ibadah hanya utk melihat hal2 yg “berbau demikian”)
    tolong pencerahan..
    Apakah mungkin, dengan cara seperti itu termasuk cara Tuhan juga memanggil hati seseorang, yg sudah dipilih-Nya?
    thx

    • akhung

      salam sobat… ga ada yang salah dengan mujizat… Tuhan bisa memakai apa saja untuk memimpin orang datang pada Tuhan… seperti melatih lumba-lumba tadi, entah dengan mujizat, entah melalui kehadiran orang-orang yang memberitakan injil secara pribadi, entah melalui traktat yg ga sengaja ditemukan di jalan, adalah bentuk intervensi Allah untk membawa manusia kepada pertobatan….

      Mujizat biasa dipakai Tuhan untuk menembus batas-batas yang tidak bisa ditembus oleh penginjilan biasa.. ada kesaksian dari seorang hamba Tuhan yang merintis jemaat yang tanpa ada orang Kristennya.. begitu sulit untuk masuk hingga terjadi mujizat, dan orang2 akhirnya mau utk percaya…

      mengenai kemungkinan orang datang berbondong2 hny utk melihat yg spektakuler, ya, itu pun sudah terjadi sejak jaman Yesus.. itu reaksi yang wajar dari manusia… problemnya adalah kalau gereja tidak memuridkan jemaat dengan baik, akibatnya jemaat bisa memiliki konsep ttg Allah yag tidak utuh… itu sebabnya orang2 yg sudah memperoleh mujizat, atau menyaksikan mujizat, perlu untuk benar2 memperoleh pengajaran yang tepat tentang Allah…

      God Bless..

  • sebastian161

    Shalomm..
    Saya senang membaca seluruh artikel Anda tentang pradestinasi ini, dan saya kagum terhadap pemahaman Anda. Namun masih ada satu hal yang saya bingung, yaitu: kalau Allah sudah menetapkan siapa yang akan diselamatkannya, untuk apa manusia menginjili? Bukankah toh manusia juga tidak bisa membuat orang lain percaya dan diselamatkan? Lantas apa tujuan manusia menginjili? Apakah karena itu perintah Allah dimana Allah menginginkan manusia menjadi serupa dengan Kristus yang menginjili pula?

    Walaupun diatas sudah muncul pertanyaan tentang “mengapa masih perlu menginjili” sebanyak 2 kali, namun saya belum begitu paham, makanya saya mau tanya lagi untuk memastikan pikiran saya juga.

    Yang kedua adalah, Anda memperoleh sumber-sumber untuk artikel diatas darimana ya? Kalau masih ingat mohon dicantumkan dong, supaya saya dan banyak orang pembaca bisa mempelajari lebih lanjut tentang tema serupa..

    Ditunggu balasannya.
    Tuhan Memberkati

  • agen888.com

    Mujizat biasa dipakai Tuhan untuk menembus batas-batas yang tidak bisa ditembus oleh penginjilan biasa.. ada kesaksian dari seorang hamba Tuhan yang merintis jemaat yang tanpa ada orang Kristennya.. begitu sulit untuk masuk hingga terjadi mujizat, dan orang2 akhirnya mau utk percaya…

  • jlagran

    Tidak mungkin bagi kita untuk memahami secara penuh relasi antara kedaulatan Tuhan dan kehendak bebas manusia. Hanya Tuhan yang tahu bagaimana keduanya bisa bekerja bersama.

    KEDAULATAN ALLAH DAN KEBEBASAN MANUSIA, DUA-DUANYA MERUPAKAN FAKTA.

    Charles Spurgeon berkata:
    Saya sering ditanya oleh orang-orang untuk mendamaikan dua kebenaran ini. Jawaban saya hanyalah – Mereka tidak membutuhkan pendamaian, karena mereka tidak pernah bertengkar. Mengapa saya harus mendamaikan 2 orang sahabat? Buktikan kepada saya bahwa dua kebenaran itu tidak cocok. Dalam permintaan itu saya telah memberimu suatu tugas yang sama sukarnya seperti yang kau kemukakan kepada saya.
    KEDUA FAKTA INI ADALAH GARIS-GARIS YANG PARALEL; SAYA TIDAK BISA MEMBUAT MEREKA BERSATU, TETAPI ENGKAU TIDAK BISA MEMBUAT MEREKA BERSILANGAN.

  • beny

    Jadi tidak mungkin ada orang yang di pilih terus ongkang-ongkang kaki tidak mau mengerjakan keselamatan. Karena justru itulah tujuan di panggil. Keserupaan dengan Kristus

  • agen bola

    muzijat itu nyata serring saya liat di Tv.. bagus jugaa… Agen Bola

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: