TUHAN TIDAK ADIL

TUHAN….

Jika Engkau adil, mengapa Engkau melahirkan saya di tengah keluarga Kristen? Padahal jutaan orang tidak?

Jika Engkau adil, mengapa begitu banyak kesempatan saya mendengar tentang Kristus, padahal ada jutaan orang tidak pernah sekalipun mendengar tentang Engkau?

Ratusan kali saya mendengar tentang pengorbanan-Mu di kayu salib, ratusan kali saya tidak menghiraukannya. Tapi Engkau terus menerus membuat saya mendengar itu, sampai akhirnya saya bertobat. Padahal jutaan orang tidak pernah sekalipun mendengar dengan benar tentang pengorbanan-Mu di kayu salib. Sungguh ironis. ENGKAU TIDAK ADIL.

Begitu banyak orang, hidup dalam peperangan, dalam kemiskinan, dalam penderitaan, tapi ketika matipun harus binasa, karena mereka tidak mengenal Engkau. Sedangkan saya? Di dunia, hidup cukup dan damai, sedangkan matipun, sudah dijamin keselamatan saya? Kok enak? ENGKAU TIDAK ADIL.

Banyak orang berjuang mencari Engkau dengan pemahaman dan ibadahnya yang keliru. Banyak orang berusaha mati-matian untuk berbuat baik, tanpa mengenal Kristus. Tapi Engkau tidak datang dalam kehidupan mereka. Sedangkan banyak orang yang menentang Engkau, tapi Engkau membuat mereka bertobat. ENGKAU TIDAK ADIL.

Paulus yang jelas-jelas menentang Engkau dan membunuh rasul-rasul-Mu, Engkau menampakan diri-Mu padanya sehingga dia bertobat, sedangkan banyak orang-orang yang tidak pernah menyakiti pengikut-pengikut-Mu tapi Engkau membiarkan mereka binasa. ENGKAU TIDAK ADIL.

Mengapa saya bisa bertobat? Padahal jelas-jelas dulu saya meragukan Engkau. Dulu saya pernah tidak yakin kalau Engkau sungguh-sungguh ada. Dulu saya menyukai kehidupan yang berdosa. Kenapa akhirnya saya mau bertobat? Mengapa Engkau seolah-olah “memaksa” saya untuk bertobat? Mengapa Engkau terus menerus mengingatkan saya tentang Firman-Mu. Padahal ada orang yang berjuang dengan ibadahnya untuk mencari Engkau, namun sekalipun Engkau tidak pernah menyatakan Firman-Mu pada mereka? ENGKAU TIDAK ADIL.

Alangkah bodohnya saya dulu, pernah merasa bangga, seolah-olah saya bertobat karena kemampuan saya untuk memilih dengan kehendak bebas saya. Padahal, jutaan orang mati tanpa ada kesempatan mendengar Firman. Sedangkan saya menyombongkan diri dengan keputusan untuk bertobat, setelah ribuan kali mendengar Firman.

Saya pernah menolak Engkau, tapi Engkau terus menyatakan FirmanMu.

Saya pernah tidak percaya bahwa Engkau ada. Tapi sekarang, saya hanya memiliki pilihan untuk percaya.

Murid-murid tidak mencari Engkau, tapi Engkau memilih mereka.

Paulus tidak mencari Engkau, bahkan menentang Engkau, tapi Engkau menyelamatkan Dia.

Ketika melihat ketidakadilan di dunia ini, membuat saya sadar, bukan saya yang memilih Engkau, tapi Engkaulah yang memilih saya. Saya sama sekali tidak punya alasan untuk menyombongkan diri. Karena berkali-kali saya tidak menghiraukan firman-Mu, tapi Engkau tetap datang “memaksa” saya untuk percaya pada-Mu.

Yohanes 15:16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

ALANGKAH BODOH DAN SOMBONGNYA SAYA KALAU SAYA MASIH MERASA BISA MEMILIH ENGKAU DENGAN KEHENDAK BEBAS SAYA KARENA MEMILIKI KESEMPATAN MENDENGAR KEBENARAN, DI TENGAH BANYAK ORANG YANG BINASA TANPA PERNAH MENDENGAR KEBENARAN.

WALAUPUN ITU MEMBUKTIKAN BAHWA ENGKAU TIDAK ADIL.

Roma 9:19-21 Sekarang kamu akan berkata kepadaku: “Jika demikian, apa lagi yang masih disalahkan-Nya? Sebab siapa yang menentang kehendak-Nya?”

Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: “Mengapakah engkau membentuk aku demikian?”

Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?

Banyak hal mungkin terlihat tidak adil bagi saya. Namun itu semua membawa saya pada pengakuan bahwa Engkau Allah yang berdaulat. Terimakasih buat kasih-Mu yang telah memilih saya.

Akhung Berithel Ina

Kunjungi juga : http://www.sabdaspace.org/blog/akhung

About akhung

I have decided to follow Jesus; No turning back. Leave everything to do Lord's will is not a sacrifice. But a mercy Lihat semua pos milik akhung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: