Kisah YAHOO dan Hamba-hambanya: Reford, Fundist, Kharis, dan GKMen

Seorang tuan yang kaya raya di negeri antah berantah, sebut saja Yahoo (bukan nama sebenarnya) suatu saat akan bepergian ke luar negeri. Dia punya 4 orang hamba yang bernama Reford (Bukan nama sebenarnya), Fundist (Bukan nama sebenarnya), Kharis (Bukan nama sebenarnya), dan GKMen (Bukan nama sebenarnya). Sebelum pergi dia berpesan kepada hamba-hambanya. Jagalah rumah kediamanku. Kalian berkuasa atas segala yang ada di dalamnya selama saya pergi.

Di luar sana ada orang-orang yang tidak memiliki tempat tinggal, yang miskin, yang tidak mengenalku. Pergilah, kabarkanlah tentang aku pada mereka, kasihilah mereka, rawatlah mereka, ajarlah mereka untuk hidup seperti cara hidup yang sudah saya ajarkan pada kalian. Sebagai panduan untuk kalian, saya meninggalkan sebuah buku panduan. Dalam buku ini tertulis tentang apa yang harus kalian lakukan selama aku pergi. Ada juga hal-hal lain yang penting yang aku tulis dalam buku panduan ini, di antaranya bagaimana sampai akhirnya kalian bisa menjadi hambaku. Pelajarilah buku ini dengan benar, dan beritakanlah kepada orang-orang di luar sana. Biarlah mereka mengenalku dan mau melakukan ketetapanku yang telah tercatat pada buku panduan itu. Dalam buku panduan itu juga berisi banyak jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan kalian. Kalian bisa mencarinya di sana. Saya akan pergi dan kalian harus selalu berjaga-jaga, karena saya akan kembali tiba-tiba, tanpa memberitahukan kalian.

Setelah dalam jangka waktu yang cukup lama, sang tuan yang kaya raya itu kembali, dan menemukan bahwa kondisi rumahnya dalam keadaan kacau balau. Tuannya berkeliling dan melihat bahwa ternyata masih banyak orang-orang diluar sana yang terlantar. Orang-orang yang sudah ada di dalam rumahnyapun ternyata tidak melakukan seperti yang sudah tercatat dalam buku panduan yang telah dia berikan. Tuannya memanggil hamba-hambanya beserta pengikut-pengikutnya. Kemudian dia mulai menghakimi mereka satu persatu

Tuan : Apa yang kalian lakukan selama saya pergi?

Reford dan Fundist saling berebutan untuk menjawab terlebih dahulu. Akhirnya tuannya mempersilahkan Reford menjawab terlebih dahulu

Reford : Tuan yang baik, selama tuan pergi saya telah menghabiskan banyak waktu saya untuk mempelajari tentang buku panduan yang tuan berikan. Karena bahasa yang tuan pakai dalam buku itu tidak seperti bahasa yang saya pakai sehari-hari, maka saya membandingkannya, menafsirkannya, menelitinya, supaya saya bisa mengerti apa maksud buku panduan itu dengan benar. Oh ya tuan. saya telah berpuluh-puluh kali membaca buku tuanku dan telah menghafal seluruh isinya lho. Kalo ga percaya tuan boleh bertanya apa saja yang ada di dalam buku panduan itu dan saya bisa menjawabnya.

Fundist : (Langsung secepat kilat memotong pembicaraan Reford). Tuanku. Saya juga melakukan hal yang sama seperti yan dilakukan Reford. Tapi dalam beberapa hal kita tidak sepaham. Bahkan selama tuanku pergi, pengikut saya dan pengikut Reford telah sangat banyak berdebat tanpa memperoleh jalan keluar. Reford mengatakan bahwa dulu tuanku mengangkat dia sebagai hamba bukan atas maunya dia. Anak tuanku pergi mengambil dia dari jalanan di luar, dan menjadikan dia hamba. Sedangkan menurut saya, dari yang saya baca di buku panduan itu, tuanku mengangkat saya jadi hamba dengan cara membuka lowongan di luar sana, mengatakan bahwa barang siapa percaya pada anak tuanku, boleh masuk dan menjadi hambaku.

Tuan: Bagaimana dengan kamu Kharis?

Kharis : Tuanku. Saya sungguh merindukan tuan sampai saya seringkali menangis. Kadang sampai melompat-lompat kegirangan ketika mengingat-ingat kebaikan tuan. Saya juga sangat ingin tuan cepat kembali. Saya sering merenung, berdoa dan mengingat-ingat segala kebaikan tuanku sampai mencurkan air mata. Saya juga seringkali bermimpi tuan memerintahkan saya melakukan sesuatu, dan saya melakukannya. Oh ya. Nama anak tuanku sungguh berkuasa. Selama tuanku pergi, rumah ini kedatangan makhluk-makhluk jahat dan menguasainya. Rumah ini akhirnya jadi milik mereka. Akhirnya saya harus datang dan tengking mereka dalam nama anak tuanku, untuk merebut tempat tuanku kembali. Kalau tidak, ketika tuanku kembali, rumah ini sudah bukan jadi milik tuanku lagi. Tapi anehnya teman-teman yang lain selalu mengatakan saya sesat dan sesat. Capek saya dibilang sesat. Mereka menyuruh saya membaca buku panduan itu dengan logika yang benar. Jangan hanya ngurusi mimpi aja. Saya membaca dan belajar juga buku panduan itu, tapi ga ada salahnya kan kalau saya melakukan perintah yang saya peroleh dari tuan lewat mimpi?

Tuan: (sambil menggeleng-gelengkan kepala karena heran dengan kelakuan hamba-hambanya berseru). GKMen!!, bagaimana dengan kamu? Apakah kamu telah melakukan apa yang kutuliskan dalam buku panduan itu?

GKMen : (dengan berapi-api). Yahoo yang baik. Selama Yahoo pergi, saya berusaha meyakinkan mereka untuk memanggil engkau dengan sebutan Yahoo. Karena itu adalah namamu. Tapi mereka ga percaya sama saya. Mereka kalau mau cari-cari sesuatu masih aja mengatakan googling. Padahal carinya di buku panduan Yahoo. Padahal saya sudah menjelaskan bahwa jika mereka salah memanggil nama Yahoo, nanti malah yang jawab bukan Yahoo, tapi si Google, tuan tetangga sebelah. Malah mereka bilang saya sesat. Yahoo tolong jelaskan ke mereka dong kalau mereka harus menyebut nama Yahoo dengan benar.

Reford : Ah GKMen tolol. Walaupun kita menyebutnya googling, tapi kalau kita melakukannya pada buku panduan Yahoo, yang jawab pasti Yahoo. Ga mungkin si Google yang jawab. Kecuali kita pergi cari di buku panduan Google.. Googling itu hanya sekedar sebutan. Mungkin dulu memang menunjuk ke si Google. Tapi seiring perkembangan bahasa, googling menjadi istilah yang umum. Tidak menunjuk ke siapa-siapa. Yah, sepadan dengan searching atau browsing gitu.. Coba deh kamu cek di kamus Oxford terbaru arti googling. Gitu aja kok ga ngerti. Dasar tolol. Lu harus percaya dong sama gue. Gue sudah berulang kali membaca buku panduan tuanku loh.

Tuan (Dengan wajah merah padam) goblok semua. Ingat ga sih dulu aku kasih pesan apa sama kalian? Memang aku bilang supaya pelajari baik-baik buku panduan itu. Tapi tujuan pelajari baik-baik adalah supaya kalian bisa pakai itu untuk mengurus rumahku dan memperkenalkan kasih dan kebaikanku pada orang-orang di luar sana, serta mengajar mereka sesuai dengan perintahku. Jangan hanya bedebat saja. Lihatlah orang-orang yang ada di rumah ini, hidup mereka kacau, tidak sesuai dengan kehendak-Ku. Lihatlah orang-orang di luar sana yang tidak kalian beritakan tentang aku. Rumahku juga kalian biarkan tidak terurus. Dasar hamba-hamba bodoh!!!

* Kisah ini hanyalah fiktif belaka. Mohon maaf jika ada kesamaan nama, peristiwa, atau tempat, ^^.. peace..

Matius 28:19-20: Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku, dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak, dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.

Yakobus 1:22-27

1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman, dan bukan hanya pendengar saja, sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

1:23 Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja, dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.

1:24 Baru saja ia memandang dirnya, ia sudah pergi dan ia segera lupa bagaimana rupanya.

1:25 Tetapi barang siapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.

1:26 Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.

1:27 Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia

About akhung

I have decided to follow Jesus; No turning back. Leave everything to do Lord's will is not a sacrifice. But a mercy Lihat semua pos milik akhung

4 responses to “Kisah YAHOO dan Hamba-hambanya: Reford, Fundist, Kharis, dan GKMen

  • Vian

    Hmmmm…..cerita yg bagus bro, kreatif juga e….^_^ . btw ni karangan sendiri ato copas ?

  • zzz

    Shalom aleichem,

    Ternyata si Reford emang masih tetap seperti biasa, terlalu sombong dan suka maki-maki hamba/orang lain TOLOL, bahkan di depan Tuannya pun tetap seperti itu… hehe…

    Ternyata dari ke-4 hamba yang paling baik adalah Kharis ^_^
    Tetap setia (merenung, belajar firman, doa, pujian-penyembahan, bahkan melompat-lompat kegirangan spt Daud kegirangan karena Tabut Tuhan, yang sayangnya dipandang rendah dan hina oleh hamba-hamba lain, seperti hal Milkha istri Daud [2 Sam 6:16-23]). Dan yang paling baik juga mengurus rumah Tuannya itu Kharis, bahkan tahu dan menggunakan Nama anak Tuannya yang memang berkuasa sementara yang lain sibuk mempermasalahkan sebutan Yahoo-Google, cape deh…

    Maju terus Kharis, jadi hamba yang baik, jangan cepat puas dengan hasil kerja kalian, memang dengan usia yang relatif muda (60an) di banding hamba-hamba lain, dan juga jujur saja, banyak pekerja-pekerja di teamwork kalian sebenarnya dulunya pun “pembelot” dari teamwork hamba-hamba lain, jadi cukup dimengerti kenapa hasil kerjakan kalian belum cukup rapi, karena ya itu, banyak mantan “pembelot” dari teamwork lain yang butuh penyesuaian, dan lagipula kebiasaan lama mereka serta prosedur kerja (doktrin, dogma) dari teamwork lain yang masih mempengaruhi. Sementara yang lebih “senior” yang tadinya pembimbing teamwork kalian, yaitu hamba-hambaku yang pekerjaan mereka telah kuberi “penghargaan” (Kis 14:3, Ibr 2:4) telah mengambil bagian atau menyebut diri mereka Interdominasi, bekerja di garis depan, di pertempuran-pertempuran sengit, di negara-negara yang di mana NAMAKU sulit diterima.

    • zzz

      EDIT: 1) kuberi “penghargaan” = diberi penghargaan
      2) hamba-hambaku = hamba-hamba
      3) NAMAKU = NAMA TUANNYA

      Gara-gara pake nama Yahoo ini, hehe, perlu di-edit biar ga buat bingung yg baca, karna ini komentar cuma ditulis oleh seorang murid >.<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: