Confuse but still Believe

Lama ga nulis,  akhirnya malam ini, di antara tanggal 16 & 17 november pengen nulis..

huff.. banyak hal yang terjadi belakangan ini.. dan benar-benar bikin bingung… satu-satunya hal yang ingin kupertanyakan pada Tuhan..

Mengapa semuanya harus terjadi?

tidak tahu..

gelap

crowded

biarkan semua berlalu?

diamkan saja?

tidak usah peduli?

bicara?

konfrontasi?

pura-pura tidak tahu?

biarkan semua terlihat baik-baik saja?

bingung..

but malam ini diingatkan Firman Tuhan yang luar biasa..

dari Habakuk.. salah 1 kitab favoritku..

kitab yang sangat luar biasa. dimulai dengan habakuk yang mempertanyakan Tuhan, mengapa dan mengapa?

1:2 Berapa lama lagi, TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar, aku berseru kepada-Mu: “Penindasan!” tetapi tidak Kautolong?
1:3 Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, sehingga aku memandang kelaliman? Ya, aniaya dan kekerasan ada di depan mataku; perbantahan dan pertikaian terjadi.

Yang aneh adalah jawaban Tuhan di ayat-ayat berikutnya. sama sekali bukan jawaban yang menghibur….

1:6 Sebab, sesungguhnya, Akulah yang membangkitkan orang Kasdim, bangsa yang garang dan tangkas itu, yang melintasi lintang bujur bumi untuk menduduki tempat kediaman, yang bukan kepunyaan mereka.

Jawaban tanpa Empati!!…

Tuhan dengan sengaja mendatangkan malapetaka bagi umatnya.. umat yang dikasihiNya? ya tentu saja..

yang luar biasa dari kitab Habakuk adalah, lewat keberanian Habakuk mempertanyakan Tuhan,  Habakuk akhirnya menemukan sebuah kesimpulan yang sangat indah di bagian-bagian akhir kitab..

3:17 Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
3:18 namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.

GREAT!!..

merinding bacanya.. melalui pergumulan bersama dengan Tuhan, melalui keberanian mempertanyakan Tuhan, melalui ketulusan untuk mendengarkan Tuhan, Habakuk menemukan sebuah harta yang luar biasa..

Sukacita kita tidak bergantung dari Tuhan mau menolong atau tidak. kalaupun Tuhan diam, tidak menjadi alasan untuk tidak bersukacita di dalam Allah..

yes Lord.. in Your Presence I’m Content…

About akhung

I have decided to follow Jesus; No turning back. Leave everything to do Lord's will is not a sacrifice. But a mercy Lihat semua pos milik akhung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: