Ketaatan adalah Anugerah, bukan Beban

Dalam beberapa hari ini, banyak sekali peneguhan Tuhan tentang ketaatan yang muncul dari Firman Tuhan, PA, buku yang dibaca, dan berbagai momen lain. Membuatku makin yakin dan diteguhkan bahwa ketaatan pada Tuhan, kerelaaan untuk meninggalkan apapun demi Dia, harusnya menjadi hal yang terindah dalam hidupku. Ya.. ketaatan sama sekali bukan beban, namun anugerah. Karena aku tahu bersama siapa aku berjalan.. Sekilas muncul pertanyaan, mengapa diriku terus diingatkan tentang ketaatan? apakah Tuhan sedang mempersiapkanku untuk sesuatu? kalau memang begitu, Aku rindu untuk belajar menaati kehendakNya. Kutipan-kutipan ini sangat menginspirasiku minggu ini..

Menyangkal diri artinya menyerahkan segala hak dan impian pribadi kita, menaklukan semua itu bagi tujuan Tuhan yang lebih besar (Bill Hull – Choose the Life)

Meninggalkan segala sesuatu untuk mengerjakan panggilan Tuhan, sama sekali bukan pengorbanan, namun anugerah

Saya mengerti bahwa saya harus berubah,
Berubah dari berbicara tentang Yesus menjadi membiarkan Yesus berbicara melalui saya
Dari berpikir tentang Yesus menjadi membiarkan Dia berpikir di dalam saya.
Dari berbuat untuk/dengan Yesus menjadi membiarkan Dia berbuat melalui saya (Henri Nouwen)

Menanti Tuhan bukanlah menunggu dengan diam saja. Menanti Tuhan artinya secara aktif bertekun dalam ketaatan, sambil menanti Tuhan menata alunan orkestra-Nya.. Godaan paling kuat mungkin adalah keinginan untuk menjalankan hidup kita sendiri atau mengambil tindakan sekarang juga… Sebuah alunan nada orkestra kehidupan yang akan terasa indah ketika semuanya berbunyi pada waktu yang tepat. ada yang terlebih dahulu, ada yang harus menanti sampai gilirannya untuk berbunyi. jadi kalau penantiannya terasa lama, bersabarlah hingga waktu Tuhan… (Refleksi buku Choose the Life)

Ketaatan pada Tuhan sekilas terlihat sulit, namun jauh lebih mudah dibanding ketidaktaatan, karena kita akan menjalaninya bersama DIA yang Berkuasa.

Tuhan punya cara sendiri untuk menyingkirkan segala tempat sandaran dan zona nyaman yang membuat kita tidak taat, hingga akhirnya kita sadar bahwa hanya Tuhan seharusnya tempat sandaran kita.

About akhung

I have decided to follow Jesus; No turning back. Leave everything to do Lord's will is not a sacrifice. But a mercy Lihat semua pos milik akhung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: